- Setelah semalam begadang karena ada agenda rapat di RT membuat pagi ini cukup telat dan baru bangun 05.30 tidak seperti biasanya jam 04.00 kita sudah bangun.
- Persiapan dan agenda pagi selesai di jam 09.00.
- Karena ada project selanjutnya yang membutuhkan App yang cepat dan ringan saya mencoba bahasa pemrograman baru yang cukup low level dan sangat cepat yaitu [[Zig]] walau berasal dari pembuat yang merupakan tim [[Rust]] namun yang berbeda yang akhirnya saya jatuh hati ketika belajarNya adalah ke-eksplisitan nya tidak ada rahasia diantara kita, dimana kebanyakan di zig ini flow nya cukup eksplisit dan sangat low level karena bisa mengatur memory dan allocator dan bahkan untuk membuat trait atau procedural macros seperti pada rust yaitu code yang me-generate code lain ketika compile disini menggunakan bahasa zig sendiri berbeda dengan rust jadi ada bahasa di dalam bahasa.
- hal lain yang membuat saya jatuh hati dengan zig syntax nya walaupun mirip rust tapi tetap elegan dan tidak bikin pusing diawal perpaduan antara zig dan kesederhanaan C jadi zig tidak terlalu keliatan verbose.
- dan terakhir hal yang paling terasa dan hal yang buat saya beralih dari rust ke zig walau mungkin rust jauh lebih aman justru ini juga yang membuat dia terasa sangat verbose dan terlalu banyak aturan dimana compiler dan lsp nya galak-galak dan tidak percaya ke si programmer sama sekali 😅 , dan prinsip "less is more" sangat terasa di zig.
- Maka dari itu saya mantap untuk pindah dari rust ke zig dan mencoba tumbuh bersama zig karena zig juga merupakan bahasa yang sangat muda bahkan belum ada stable release saat saya menulis ini zig release stable terakhir V.0.16.0.
- Hari ini saya belajar integrasi kode C di Zig dan sangat mudah dan saya lupa juga menyebutkan salah satu fitur utama dari Zig adalah integrasi dengan C yang sangat gampang tanpa FFI seperti bahasa lain sehingga library C bisa reusable yang notabene sudah sangat matang.
Gunakan tombol panah keyboard ← → untuk berpindah halaman, atau tekan R untuk catatan acak.